Senin, 21 Juli 2014

Pengertian Mailserver dan Web mail server

Pengertian Mailserver dan Web mail server

mail server adalah server yang memungkinkan pengguna (user) untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik  atau e-mail satu sama lain dalam stu jaringan atau dengan internet.
layanan ini menggunakan arsitektur client-server, Artinya ada aplikasi client mengakses server email. Protocol yang umum digunakan adalah protocol SMTP (SIMPLE MAIL TRANSFER PROTOCOL), pop3 (post office protocol v3) imap smtp digunakan sebagai setandar untuk menampung data mendistribusikan email. sedangkan pop3 dan imap digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote.

sedangkan web mail server adalah sarana yang memungkinkan user dapat mengakses e-mail melalui web
dalam kata lain web mail server adalah interfaces dengan kata lain sebuah e-mail yang berada di dalam web sehingga jika membuka e-mail tersebut kita harus membuka web terlebih dahulu dengan koneksi internet dan ini berbasis web


sumber:http://agusridwan67.blogspot.com/2012/12/pengertian-mail-server-dan-web-mail.html

Installasi FTP

Installasi FTP

File Transfer Protokol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang men-support TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang request koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar-menukar file (upload dan download file).

Fungsi FTP server adalah sebagai berikut :

  1. Untuk men-sharing data.
  2. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  3. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user.
  4. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
======================================

Cara Installasi PROFTPD

1. Masuk terminal ( Ctrl + Alt + T )
# sudo su
# password
2. Install profdstp dengan perintah :
# apt-get install proftpd

 3. Tunggu proses hingga selesai
 

4. Konfigurasi ftp :

# vi /etc/proftpd/proftpd.conf

# baris ke 11: turn off if not needed
UseIPv6   off 
# baris ke 15: change to your hostname
ServerName  "kpliklsten16.edu"
# baris ke 34: uncomment ( specify root directory for chroot )
DefaultRoot   ~ 
simpan dengan perintah :wq 
keluar dengan perintah :q!
# vi /etc/ftpusers
Tambahkan pada baris terakhir
misal : 
test




5. Restart proftpd agar konfigurasi yang kita lakukan dapat berjalan
# /etc/init,d/proftpd restart


6. Buka browser kemudian ketikkan URL ftp://192.168.12.16 ( IP kita ) Masukkan username dan password

 

7. Tampilan awal



Selengkapnya di http://www.server-world.info/en/note?os=Ubuntu_14.04&p=ftp&f=2

Jenis - Jenis Antena dan Pengertiannya

Jenis - Jenis Antena dan Pengertiannya

Pengertian Antena
            Antena adalah alat untuk mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik, bergantung kepada pemakaian dan penggunaan frekuensinya, antena bisa berwujud berbagai bentuk, mulai dari seutas kabel, dipole, ataupun yagi, dsb. Antena adalah alat pasif tanpa catu daya(power), yang tidak bisa meningkatkan kekuatan sinyal radio, dia seperti reflektor pada lampu senter, membantu mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal.
Kekuatan dalam mengkonsentrasi dan memfokuskan sinyal radio, satuan ukurnya adalah dB. Jadi ketika dB bertambah, maka jangkauan jarak yang bisa ditempuhpun bertambah.
Fungsi Antena
            Antena berfungsi untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energy elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.
Karakter Antena
            Ada beberapa karakter penting antena yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jenis antena untuk suatu aplikasi , yaitu pola radiasi, directivity, gain, dan polarisasi.
1. Pola Radiasi
            Pola radiasi antena adalah plot 3-dimensi distribusi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah antena, atau plot 3-dimensi tingkat penerimaan sinyal yang diterima oleh sebuah antena. Pola radiasi antena dibentuk oleh dua buah pola radiasi berdasar bidang irisan, yaitu pola radiasi pada bidang irisan arah elevasi (pola elevasi) dan pola radiasi pada bidang irisan arah azimuth (pola azimuth).
            Kedua pola di atas akan membentuk pola 3-dimensi. Pola radiasi 3-dimensi inilah yang umum disebut sebagai pola radiasi antena dipol. Sebuah antena yang meradiasikan sinyalnya sama besar ke segala arah disebut sebagai antena isotropis. Antena seperti ini akan memiliki pola radiasi berbentuk bola Namun, jika sebuah antena memiliki arah tertentu, di mana pada arah tersebut distribusi sinyalnya lebih besar dibandingkan pada arah lain, maka antena ini akan memiliki directivity Semakin spesifik arah distribusi sinyal oleh sebuah antena, maka directivity antenna tersebut.
            Antena dipol termasuk non-directive antenna. Dengan karakter seperti ini, antena dipol banyak dimanfaatkan untuk sistem komunikasi dengan wilayah cakupan yang luas. Pada astronomi radio, antena dipol digunakan pada teleskop radio untuk melakukan pengamatan pada rentang High Frekuensi (HF). Bentuk data yang dapat diperoleh adalah variabilitas intensitas sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi. Namun, karena antena dipol tidak memiliki directivity pada arah tertentu, teleskop radio elemen tunggal yang menggunakan antena jenis ini tidak dapat digunakan untuk melakukan pencitraan.
2. Gain
            Gain (directive gain) adalah karakter antena yang terkait dengan kemampuan antena mengarahkan radiasi sinyalnya, atau penerimaan sinyal dari arah tertentu. Gain bukanlah kuantitas yang dapat diukur dalam satuan fisis pada umumnya seperti watt, ohm, atau lainnya, melainkan suatu bentuk perbandingan. Oleh karena itu, satuan yang digunakan untuk gain adalah desibel.
3. Polarisasi
            Polarisasi didefinisikan sebagai arah rambat dari medan listrik. Antena dipol memiliki polarisasi linear vertikal . Mengenali polarisasi antena amat berguna dalam sistem komunikasi, khususnya untuk mendapatkan efisiensi maksimum pada transmisi sinyal. Pada astronomi radio, tujuan mengenali polarisasi sinyal yang dipancarkan oleh sebuah objek astronomi adalah untuk mempelajari medan magnetik dari objek tersebut.
            Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pola radiasi, yang pertama adalah Half-power Beamwidth (HPBW), atau yang biasa dikenal sebagai beanwidth suatu antena. Dalam astronomi radio, beamwidth adalah resolusi spasial dari sebuah teleskop radio, yaitu diameter sudut minimun dari dua buah titik yang mampu dipisahkan oleh teleskop radio tersebut. Secara teori, beamwidth untuk antena yang berbentuk parabola dapat ditentukan.
Jenis-jenis Antena
1. Antena Omnidirectional
Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. Pola ini sering digambarkan sebagai "donat berbentuk". Antena Omnidirectional dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena directional di outdoor point-to-multipoint komunikasi systems termasuk sambungan telepon selular dan siaran TV.
Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-derajat yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp) atau stu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. Yang baik bekerja dari jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau penerima menggunalan directional antenna atau antenna yang ter arah.Yang ditunjukkan di bawah adalah pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional antena. Radiasi yang horisontal dengan pancaran 360-derjat. Radiasi yang horisontal pada dasarnya E-Field.yang berbeda dengan, polarisasi yang vertikal adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di pancarkan. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derjat, sedamgkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.
 2. Antena Grid
  Antena Grid adalah Antena yang ber-gain tinggi yang digunakan untuk komunikasi radio, televisi dan data serta juga untuk radiolocation (Radar), pada bagian UHF and SHF parts dari spektrum gelombang elektromagetik. Panjang gelombang energi (radio) elektromagnetik yang relatif pendek pada frekuensi-frekuensi ini menyebabkan ukuran yang digunakan untuk antena grid masih dalam ukuran yang masuk akal dalam rangka tingginya unjuk kerja respons  yang diinginkan baik untuk menerima ataupun memancarkan sinyal.
Biasanya antena sejenis ini banyak dipergunakan untuk melakukan koneksi antara satu radio mikrotik dengan radio lainnya yang biasanya disebut dengan nembak radio. Antena Grade ini mempunyai jenis-jenis yang berbeda.
3. Antena Sectoral
Antena Sectoral hampir mirip dengan antena omnidirectional. Yang juga digunakan untuk Access Point to serve a Point-to-Multi-Point (P2MP) links. Beberapa antenna sectoral dibuat tegak lurus , dan ada juga yang horizontal.
Antena sectoral mempunyai gain jauh lebih tinggi dibanding omnidirectional antena di sekitar 10-19 dBi. Yang bekerja pada jarak atau area 6-8 km. Sudut pancaran antenna ini adalah 45-180 derajat dan tingkat ketinggian pemasangannya harus diperhatikan agar tidak terdapat kerugian dalam penangkapan sinyal.
Pola pancaran yang horisontal kebanyakan memancar ke arah mana antenna ini di arahkan sesuai dengan jangkauan dari derajat pancarannya, sedangkan pada bagian belakang antenna tidak memiliki sinyal pancaran.
Antenna sectoral ini jika di pasang lebih tinggi akan menguntungkan penerimaan yang baik pada suatu sector atau wilayah pancaran yang telah di tentukan.
4. Antena Yagi
Pada antenna Yagi berlaku ”semakin banyak direktor elemen yang digunakan maka semakin tinggi Gain antenanya dan semakin sempit arah sinyalnya.”. Jadi supaya Antena Yagi bisa di arahkan dengan baik dan tepat ke arah access point nya maka kita bisa gunakan bantuan GPS.
Pada mulanya antena ini digunakan di jalur radio komunikasi, namun pada perkembangannya bisa diaplikasikan untuk kebutuhan wireless.
Jarak tangkap kurang lebih 1-2 km.

5. Antena Helical
Antena Helical dapat dibuat dengan material yang mudah ditemukan dan tentu saja dengan biaya yang murah. kita dapat dengan mudah mendapatkan Gain tinggi dengan penggunaan antena seperti bentuk Slinki, semakin banyak jumlah putaran adalah berarti semakin tinggi Gain bisa didapat.
Keuntungan yang akan memerlukan untuk masing-masing Wifi Antena individu Sistem akan dependant pada manapun.
 
6. Antena Wajan Bolik 
Antenna Wajanbolik sudah cukup dikenal di Indonesia yang umumnya digunakan untuk client wifi hotspot.
Cara pembuatan, pembahasan antenna Wajanbolik cukup sudah menjamur dibahas di blog-blog dan forum-forum. Selain biaya pembuatan yang murah, bahan-bahan untuk membuatnya pun sangat mudah ditemukan semisal: wajan atau tutup panci.




7. Antena Multiband Vertical
Apabila ruangan yang tersedia begitu sempitnya sehingga untuk membentangkan antena trap monopole secara horizontal tidak cukup, maka antena trap monopole dapat dipasang dengan konfiguasinya vertikal. Tentu saja antena ini tidak dapat lagi dibuat dari kawat akan tetapi harus dari pipa aluminium seperti halnya dengan rotary dipole. 
Antena vertikal semacam ini agar bisa bekerja dengan baik diperlukan sejumlah ground plane yang dipasang pada pangkal antena dan dihubungkan dengan outer dari coaxial cable. Ground plane dibuat untuk masing-masing band, dihubungkan dengan outer coaxial cable dan dipasang horizontal. Ground plane dibuat juga dengan trap, akan tetapi lilitan trap dibuat lebih banyak sedemikian sehingga ground plane bisa pendek. 
 

Setting BIND

root @ DLP: ~ #

aptitude -y install bind9 dnsutils bind9utils
[2] Konfigurasi BIND Contoh ini dilakukan dengan alamat IP grobal [172.16.0.80/29], alamat IP pribadi [10.0.0.0/24], nama Domain [server.world]. Namun, Silakan gunakan IP Anda sendiri dan nama domain ketika Anda mengatur konfigurasi pada server Anda. (Sebenarnya, [172.16.0.80/29] adalah alamat IP pribadi, meskipun.)
root @ DLP: ~ #
vi / etc / bind / named.conf
termasuk "/ etc / bind / named.conf.options";
termasuk "/ etc / bind / named.conf.local";
# Membuat komentar

#
termasuk "/ etc / bind / named.conf.default-zona";
# Tambahkan

termasuk "/ etc / bind / named.conf.internal-zona";
termasuk "/ etc / bind / named.conf.external-zona";
root @ DLP: ~ #
vi / etc / bind / named.conf.internal-zona
# Membuat baru
# Define untuk bagian internal yang

pandangan "internal" {
         pertandingan-klien {
                 localhost;
                 10.0.0.0/24;
         };
Zona # ditetapkan untuk intern

         zone "server.world" {
                 ketik master;
                 berkas "/ etc / bind / server.world.lan";
                 memungkinkan update {none;  };
         };
Zona # set untuk intern * note

         zone "0.0.10.in-addr.arpa" {
                 ketik master;
                 berkas "/ etc/bind/0.0.10.db";
                 memungkinkan update {none;  };
         };
         termasuk "/ etc / bind / named.conf.default-zona";
 };

root @ DLP: ~ #
vi / etc / bind / named.conf.external-zona
# Membuat baru
# Define untuk bagian eksternal

melihat "eksternal" {
# Define untuk bagian eksternal

         pertandingan-klien {apapun;  };
# Allo permintaan apapun

         memungkinkan query {apapun;  };
# Melarang rekursi

         rekursi tidak;
Zona # ditetapkan untuk eksternal

         zone "server.world" {
                 ketik master;
                 berkas "/ etc / bind / server.world.wan";
                 memungkinkan update {none;  };
         };
Zona # ditetapkan untuk eksternal * note

         zone "80.0.16.172.in-addr.arpa" {
                 ketik master;
                 berkas "/ etc/bind/80.0.16.172.db";
                 memungkinkan update {none;  };
         };
 };

# * Catatan: Untuk Bagaimana menulis untuk menyelesaikan terbalik, Menulis alamat jaringan terbalik seperti di bawah ini 10.0.0.0/24 Untuk kasus 10.0.0.0/24
alamat jaringan
⇒ 10.0.0.0

jangkauan jaringan
⇒ 10.0.0.0 - 10.0.0.255

bagaimana menulis
⇒ 0.0.10.in-addr.arpa
Untuk kasus 172.16.0.80/29
alamat jaringan
⇒ 172.16.0.80

jangkauan jaringan
⇒ 172.16.0.80 - 172.16.0.87

bagaimana menulis
⇒ 80.0.16.172.in-addr.arpa
[3] Limit berkisar Anda memungkinkan untuk mengakses jika diperlukan.
root @ DLP: ~ #
vi / etc / bind / named.conf.options
options {
direktori "/ var / cache / bind";
/ / Jika ada firewall antara Anda dan nameserver Anda inginkan

/ / Untuk diajak bicara, Anda mungkin perlu untuk memperbaiki firewall untuk memungkinkan beberapa

/ / Port untuk berbicara. Lihat http://www.kb.cert.org/vuls/id/800113
/ / Jika ISP Anda memberikan satu atau lebih alamat IP untuk stabil

/ / Nameserver, Anda mungkin ingin menggunakan mereka sebagai forwarder.

/ / Uncomment blok berikut, dan masukkan alamat menggantikan

/ / Semua-0 yang placeholder.
/ / Forwarders {

/ / 0.0.0.0;

/ /};
# Kisaran permintaan Anda mengizinkan

memungkinkan query {localhost; 10.0.0.0/24; };

# Kisaran untuk mentransfer file zona

memungkinkan transfer {localhost; 10.0.0.0/24; };

# Kisaran rekursi Anda mengizinkan

memungkinkan-rekursi {localhost; 10.0.0.0/24; };
dnssec-validasi auto;

auth-NXDOMAIN no; # Sesuai dengan RFC1035

# Membuat komentar jika tidak menggunakan IPv6

#
listen-on-v6 {apapun; };

};
kauan jaringan
⇒ 172.16.0.80 - 172.16.0.87

bagaimana menulis
⇒ 80.0.16.172.in-addr.arpa
[3] Limit berkisar Anda memungkinkan untuk mengakses jika diperlukan.
root @ DLP: ~ #
vi / etc / bind / named.conf.options
options {
direktori "/ var / cache / bind";
/ / Jika ada firewall antara Anda dan nameserver Anda inginkan

/ / Untuk diajak bicara, Anda mungkin perlu untuk memperbaiki firewall untuk memungkinkan beberapa

/ / Port untuk berbicara. Lihat http://www.kb.cert.org/vuls/id/800113
/ / Jika ISP Anda memberikan satu atau lebih alamat IP untuk stabil

/ / Nameserver, Anda mungkin ingin menggunakan mereka sebagai forwarder.

/ / Uncomment blok berikut, dan masukkan alamat menggantikan

/ / Semua-0 yang placeholder.
/ / Forwarders {

/ / 0.0.0.0;

/ /};
# Kisaran permintaan Anda mengizinkan

memungkinkan query {localhost; 10.0.0.0/24; };

# Kisaran untuk mentransfer file zona

memungkinkan transfer {localhost; 10.0.0.0/24; };

# Kisaran rekursi Anda mengizinkan

memungkinkan-rekursi {localhost; 10.0.0.0/24; };
dnssec-validasi auto;

auth-NXDOMAIN no; # Sesuai dengan RFC1035

# Membuat komentar jika tidak menggunakan IPv6

#
listen-on-v6 {apapun; };

Minggu, 20 Juli 2014

MATERI lenDEBIAN - MATERI lengkap BELAJAR Linux TKJ Persiapan UKK Oleh Suro Dhemit pada 17 Agustus 2013 pukul 12:31gkap BELAJAR TKJ

MATERI lenDEBIAN - MATERI lengkap BELAJAR Linux TKJ Persiapan UKK Oleh Suro Dhemit pada 17 Agustus 2013 pukul 12:31gkap BELAJAR TKJ :

Untuk teman-teman dan adik-adik tercinta saya, berikut kumpulan tutorial tentang belajar server khususnya Debian Server, sebagai bahan contekan tuk mempersiapkan menempuh UKK jurusan
TKJ

Pesan saya :
1. Banyaklah membaca.
2. Banyak praktek (jangan hanya bertanya doang/Linuxer itu TIDAK CENGENG)
3. Selalu aktif bergabung dengan Komunitas Open Source untuk teman sharing.
4. Jangan takut salah, manusia tidak ada yang sempurna, mereka yang pintar karena terbiasa berlatih.
5. Jangan beralasan lagi karena kesulitan bahasa, efektifkan menggunakan google terjemahan.

Berikut sumber Referensi untuk belajar :
1. Belajar lenkap ttg Server : http://www.server-world.info/en/note?os=Debian_6.0&p=install
2. HowtoForge : http://www.howtoforge.com/howtos/linux/debian
3. Debian Doc : http://www.debian.org/doc/
4. Ubuntu Server Guide : http://ubuntuserverguide.com/
5. Materi Lengkap ttg Linux : http://www.yolinux.com/
6. Belajar COMMAND LINE (perintah TERMINAL) :http://www.linuxguide.it/command_line/linux_commands_in.html
7. Linux Wiki Telkomspeedy :http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Linux_Howto

Ebook :
1. Linux Network Administrator's Guide : http://bit.ly/RljtVX
2. Membuat SMS Gateway + Kalkun pd Debian 6 : http://bit.ly/12PCaYS
3. Debian GNU-Linux Bible : http://bit.ly/XuboEK
4. MIKROTIK MTCNA : http://bit.ly/SbGx9B
5. Learning the vi and Vim Editors : http://bit.ly/Q56wQN

TIDAK ADA ALASAN UNTUK MENJADI BODOH.... SEMUA TERGANTUNG KEPADA KEMAUAN ANDA SENDIRI !

Selamat Belajar Linux
Salam,

SURO DHEMIT
AYO BELAJAR LINUX : https://www.facebook.com/groups/ayobelajarlinux/
sumber: kpli klaten

Cara membuat konfigurasi IP static Ubuntu 20.14 melalui CLI

Cara membuat konfigurasi IP static Ubuntu 20.14 melalui CLI :
=============================================================
1. Masuklah ke ke terminal:


2. Ketik :vi /etc/network/interfaces di terminal lalu tekan enter kemudian akan muncul langkah seperti gambar dibawah ini.
a. Lalu ketik teks dibawah ini dengan tepat jangan sampai keliru karena keliru 1 huruf saja tidak bisa di lanjutkan.

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.12.12
network 192.168.12.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.12.255
gateway 192.168.12.1
dns-nameservers 8.8.8.8
setelah itu tekan esc untuk menon aktifkan insert lalu ketik :wq untuk menyimpan dan exit.
setelah muncul tampilan baru ketik kalimat dibawah ini lalu tekan enter:
b. Pilih dns nameserver caranya :vi /etc/resolv.conf
 kalau mau ngedit lewat terminal ,aktifkan dulu insert nay caranya tekan tombol 'i' kalau sudah diedit non aktifkan insert caranya tekan tombol esc
c.  ifdown eth0 && ifup eth0
c. lalu ikuti langkah langkah berikut:

Edit + Tambahkan hosts :
========================
# vi /etc/hosts

127.0.0.1       localhost
127.0.1.1       kpliklaten02-ThinkCentre-M70e
192.168.12.12       kpliklaten02-ThinkCentre-M70e <== tambahkan sesuai IP yg digunakan

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1     ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0 ip6-localnet
ff00::0 ip6-mcastprefix
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters

setelah itu tekan esc untuk menon aktifkan insert lalu ketik :wq untuk menyimpan dan exit.
kalau sudah simpan
REBOOT lalu tekan enter.





Install LAMP Server di Ubuntu Server 12.04 LTS

Install LAMP Server di Ubuntu Server 12.04 LTS

Login pada server ubuntu Anda remotly dengan ssh

Install LAMP Stack (Linux, Apache, MySQL, PHP) dengan perintah di bawah ini:


Langkah pertama
  
sudo apt-get install lamp-server^


Install PHP5 (Beberapa aplikasi memerlukan mods lainnya PHP5) dengan perintah:

Langkah kedua

sudo apt-get install php5 php5-gd php5-mysql php5-curl php5-cli php5-cgi php5-dev

 Install phpmyadmin
Langkah ke tiga

sudo apt-get install phpmyadmin

kalau sudah melakukan langkah langkah di atas buka browser anda ketikan ip address anda slash phpmyadmin

contoh :192.168.12.30/phpmyadmin

hasilnya seperti gambar dibawah ini:




kurang paham buka link ini:

sumber :    server guide
http://ubuntuserverguide.com/2012/05/how-to-install-lamp-server-in-ubuntu-server-12-04-lts.html